Mengapa DPR berpolitik telanjang?

Posted: August 14, 2010 in Politik

Rumah Aspirasi! Sebelumnya sudah dicoba usulan pertama tetapi gagal yaitu ide dana aspirasi… Mengapa begitu naif nya anggota DPR kita mencoba meloloskan usulan nya yang mudah sekali terbaca tujuan-nya?

Jika para wakil rakyat kita benar benar memiliki jiwa yang jujur, adil dan tegas seperti yang ditorehkan oleh Pak Pong Hadjatmo di atas kubah “bokong perempuan hijau” itu (menurut Pak Sudjiwo), maka seharusnya mereka harus terlebih dahulu memikirkan dan memperjuangkan bagaimana membentuk undang-undang yang melindungi dan membantu menyelesaikan beragam persoalan di negeri Indonesia tercinta ini.

Sebegitu banyak nya persoalan yang jelas kasat mata, bisa kita lihat langsung dan baca melalui media setiap hari… tanpa harus membangun rumah aspirasi untuk menunggu rakyat melapor. Di sisi lain juga, para politisi di DPR jelas memiliki kantor cabang atau wilayah partai masing masing, sehingga aspirasi rakyat dapat disalurkan oleh pengurus partai di daerah tanpa harus mengeluarkan biaya dalam hitungan miliar rupiah yang hanya memboroskan dana APBN. Contoh simple nya saja, bagaimana petani kita yang babak belur harus bersaing dengan serbuan produk luar negri yang jauh lebih murah… sementara DPR kita diam saja… seharusnya ada satu aturan yang dibentuk untuk melindungi petani lokal untuk tetap bertahan. Belum lagi yang paling klise, bagaimana tenaga kerja professional kita (engineer) yang digaji jauh lebih murah dibanding engineer dari luar, padahal sumber daya alam yang dikeruk adalah milik indonesia. Dan semua kondisi memprihatinkan ini sebenarnya sudah banyak di bahas baik di seminar-seminar, talk show dan bahkan di forum-forum online yang bisa diakses mungkin langsung dari laptop mereka yang sudah dibelikan dari awal menjabat.

Jadi persoalan sebenarnya adalah, apakah para wakil rakyat yang memperoleh kepercayaan dari masyarakat dan pemilihnya, benar-benar peduli dan memikirkan pada penderitaan dan aspirasi rakyat?

Saya kira, sangat mudah terbaca bahwa usulan dana dan rumah aspirasi hanyalah siasat dan akal-akalan yang mudah terbaca yang bertujuan untuk merampok dana APBN. Walau pemilu 2014 masih 4 tahun lagi, tetapi kebutuhan dana segar untuk pembiayaan partai politik sangatlah besar, dan semua partai politik memerlukan dana agar engine partainya bisa bergerak dalam mempersiapkan berbagai cara, media dan strategi meraih suara di ajang pemilu nantinya.

Lalu yang membuat penulis tersenyum pula adalah setelah banyak pihak menyatakan dan membaca bahwa usulan ini merupakan usulan yang memalukan, banyak perwakilan partai yang mencoba mengambil momen ini dengan menyatakan tidak setuju dengan ide ini… mencoba mencari simpati rakyat. Mau sampai kapan DPR kita seperti ini hanya mampu berbicara dan tidak banyak berbuat? Mari kita lihat bersama ide apalagi yang akan diajukan supaya bisa merampok dana APBN.. 12 Aug 2010, Yossy Girsang.

Comments
  1. deny says:

    Setuju bang! Agak terlalu aneh kalau mereka tidak tahu aspirasi rakyat, minimal kan tahu aspirasi basis massa-nya.. :)

    Keep psoting! Btw pertamax gan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s